MEDIA ONLINE SIDIKUTAMA.MY.ID | BERITA TERUPDATE DAN TERPERCAYA | MEDIA TV 📺 ONLINE Ketahanan Pangan Jadi Prioritas, Kapolres Bondowoso Salurkan Bibit Jagung ke Kelompok Tani

Ketahanan Pangan Jadi Prioritas, Kapolres Bondowoso Salurkan Bibit Jagung ke Kelompok Tani


BONDOWOSO || sidikutama.my.id - Komitmen Polri dalam mendukung program ketahanan pangan nasional terus diperkuat hingga tingkat desa. Dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80, Kapolres Bondowoso AKBP Dr. Aryo Dwi Wibowo, S.H., S.I.K., M.M., mengikuti rapat koordinasi dan evaluasi persiapan Lomba Ketahanan Pangan Swasembada Jagung se-Jawa Timur secara daring, Selasa (9/6/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Ruang Vidcon Polres Bondowoso tersebut dilanjutkan dengan penyerahan simbolis bantuan bibit jagung kepada jajaran Bhabinkamtibmas untuk disalurkan kepada kelompok tani binaan di masing-masing wilayah.

Rapat yang dimulai pukul 09.00 WIB itu turut dihadiri Wakapolres Bondowoso Kompol I Gede Suartika, Kabag SDM Kompol Maryatno, Kasihumas IPTU Bobby Dwi Siswanto, para pejabat utama, serta perwakilan satuan fungsi di lingkungan Polres Bondowoso.

Dalam arahannya, Karo SDM Polda Jawa Timur Kombes Pol. Sih Harno, S.H., M.H., menegaskan bahwa seluruh jajaran Polri memiliki peran strategis dalam menyukseskan program ketahanan pangan nasional, khususnya melalui pengembangan komoditas jagung.

Berdasarkan data hingga 8 Juni 2026, luas tanam jagung di Jawa Timur telah mencapai 69.560,26 hektare atau sekitar 40 persen dari total potensi lahan seluas 174.361,8 hektare.

Sementara itu, Kabupaten Bondowoso mencatat capaian yang cukup menggembirakan. Luas tanam jagung telah mencapai sekitar 83 persen dari total potensi lahan yang tersedia. Meski demikian, upaya percepatan perluasan areal tanam tetap menjadi perhatian utama melalui pendampingan intensif kepada kelompok tani oleh para Bhabinkamtibmas.

Selain peningkatan luas tanam, aspek penyerapan hasil panen juga menjadi fokus evaluasi. Hingga saat ini, realisasi penyerapan jagung di wilayah Bondowoso baru mencapai 203 ton dari target 7.020 ton pada tahun 2026 atau sekitar 2,89 persen. Karena itu, diperlukan sinergi yang lebih kuat antara kepolisian, pemerintah daerah, Bulog, dan para pemangku kepentingan lainnya guna mempercepat penyerapan hasil panen petani.

Upaya penguatan sektor pertanian juga dilakukan melalui kerja sama dengan lembaga perbankan untuk mempermudah akses pembiayaan bagi petani. Di Bondowoso, tercatat sebanyak 19 kelompok tani telah memperoleh dukungan pembiayaan dengan nilai mencapai Rp843 juta. Kolaborasi dengan perguruan tinggi dan lembaga penelitian turut dikembangkan untuk menghadirkan varietas jagung unggul yang memiliki produktivitas lebih tinggi.

Usai mengikuti rapat koordinasi, Kapolres Bondowoso menyerahkan bantuan bibit jagung secara simbolis kepada para Bhabinkamtibmas sebagai bentuk dukungan nyata terhadap peningkatan produksi pertanian di daerah.

“Penyerahan bibit ini bukan hanya bantuan semata, tetapi merupakan bagian dari pendampingan berkelanjutan kepada para petani. Kami berharap Bhabinkamtibmas terus mengawal, membina, dan memastikan bibit yang disalurkan dapat ditanam serta dirawat dengan baik sehingga menghasilkan panen yang optimal,” ujar AKBP Aryo Dwi Wibowo kepada awak media masbhabinnews.

Menurutnya, keberhasilan program ketahanan pangan tidak hanya bergantung pada ketersediaan lahan dan bibit, tetapi juga pada kolaborasi yang kuat antara aparat, petani, pemerintah, serta seluruh elemen masyarakat.

Melalui langkah tersebut, Polres Bondowoso berharap dapat berkontribusi nyata dalam menyukseskan Lomba Ketahanan Pangan Swasembada Jagung sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

(Ihwan)
Lebih baru Lebih lama

MEDIA ONLINE TERUPDATE DAN TERPERCAYA