GRESIK sidikutama.my.id - Jawa Timur, Kamis pagi. Sebuah mobil Panther bernopol DK - 1157 - FCL yang mengangkut rombongan keluarga pengantar umroh diduga mengalami selip ban dan oleng, hingga menabrak bus Rajawali Indah dari arah berlawanan.
Menurut informasi yang dihimpun, mobil tersebut melaju dari arah barat menuju timur, dari Lamongan menuju Gresik. Saat tiba di lokasi kejadian, diduga ban kiri mobil selip sehingga kendaraan oleng ke kanan dan melewati marka jalan. Naas, dari arah berlawanan melaju bus Rajawali Indah dengan nomor polisi S - 7707 - UA yang dikemudikan oleh Suwarno, warga Tuban.
“Saya tadi di tengah habis narik uang, tiba-tiba penumpang teriak, terus 'burak', langsung tabrakan,” ujar Eko Peakoso, kondektur Bus Rajawali Indah, yang berada di dalam bus saat kejadian.
Mobil Panther tersebut membawa 7 orang penumpang termasuk sopir, sedangkan bus Rajawali Indah mengangkut sekitar 15 penumpang.
Berdasarkan data awal dari Unit Penegakan Hukum (Gakkum) Satlantas Polres Gresik, empat (4) penumpang mobil meninggal dunia di tempat kejadian. Sementara itu, beberapa lainnya mengalami luka berat, termasuk sopir dan kernet bus yang dilaporkan mengalami patah tulang.
Petugas kepolisian masih melakukan olah TKP dan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan.
Berdasarkan data dari pemerintah desa, tujuh korban jiwa dalam kecelakaan tersebut adalah:
1. Ahmad Basuki (49 tahun) – Sopir
2. Basar (66 tahun)
3. Muhammad Al-Fatih (3 tahun)
4. Hafiz GandaWiharja (17 tahun)
5. Muhammad Aqib (26 tahun)
6. Wiwik Sunarti (43 tahun)
7. Lislikah (54 tahun)
Sementara itu, dua orang yang mengalami luka ringan merupakan sopir dan kernet bus bernomor polisi S -770 - UA. Mereka adalah Suwarno (46 tahun) dan kernet Khoirul Anwar.
Reporter ( Joko)
