TUBAN sidikutama.my.id - Momen Hari Raya Idulfitri dimanfaatkan warga untuk bersilaturahmi, bahkan dengan cara yang tak biasa. Zubaidi, warga Surabaya, memilih menyeberangi Sungai Bengawan Solo menggunakan perahu tradisional demi bertemu kerabat di wilayah Tuban, Sabtu (5/4/2025).
“Air Bengawan Solo hari ini cukup besar dan berwarna kecoklatan. Meski begitu, saya merasa senang bisa menyeberang dengan perahu dalam kondisi seperti ini,” ujar Ihwan.
Penggunaan perahu sebagai moda transportasi alternatif masih menjadi andalan sejumlah warga yang tinggal di bantaran Bengawan Solo. Selain efisien, jalur air ini juga menjadi bagian dari tradisi lokal yang tetap lestari, terutama saat momentum besar seperti Lebaran.
Meski akses darat kini lebih mudah, sejumlah warga tetap memilih jalur sungai sebagai bentuk penghormatan terhadap tradisi lama serta karena jaraknya yang lebih singkat antar desa di dua kabupaten tersebut.
Setiap tahun, jelang dan sesudah hari raya, aktivitas penyeberangan meningkat signifikan. Para pemilik perahu pun bersiaga sejak pagi hingga sore hari demi melayani warga yang hendak berkunjung ke sanak saudara. Mereka juga memastikan perahu dalam kondisi layak dan aman.
Salah satu pengemudi perahu berinisial ZR mengatakan bahwa pengecekan perahu dilakukan secara rutin, terutama saat arus penumpang sedang tinggi. Keselamatan tetap menjadi prioritas utama bagi para pengemudi demi menjaga kepercayaan masyarakat.
Di sisi lain, keberadaan perahu tradisional ini juga menjadi penggerak ekonomi musiman bagi warga sekitar. Para pengemudi perahu memperoleh penghasilan tambahan yang cukup signifikan, terutama di hari-hari besar seperti Idulfitri.
![]() |
Tak hanya menjadi sarana transportasi, perjalanan menyeberangi Bengawan Solo juga menjadi pengalaman yang membekas bagi para penumpang. Pemandangan alam yang tenang dan indah.
Tradisi penyeberangan ini menjadi bukti bahwa masyarakat masih menjaga nilai-nilai kebersamaan dan kearifan lokal yang diwariskan secara turun-temurun.
Fenomena ini menunjukkan bahwa di tengah modernisasi, warisan budaya dan cara hidup tradisional masih bertahan kuat di masyarakat. Bengawan Solo bukan hanya sungai, tapi juga jalur penghubung antar keluarga.
Reporter : Ihwan

