SURABAYA sidikutama.my.id - 1 Maret 2005 - Hujan gerimis mengguyur wilayah Surabaya pada Kamis malam sekitar pukul 20.25 WIB. Pemantauan dilakukan di Jalan Kenjeran, tepatnya di area parkiran sebuah warung kopi (warkop) yang tetap dipadati pengunjung meski cuaca kurang bersahabat.
Seorang pengunjung bernama Hadi mengatakan bahwa suasana tetap hidup meski gerimis mulai turun. “Gerimisnya tipis saja, nggak bikin orang pulang. Malah enak buat ngopi sambil ngobrol,” tuturnya.
Dari pantauan di lokasi, suasana warkop terlihat hangat dan ramai. Pengunjung memilih berteduh di bawah atap sembari menikmati minuman dan percakapan santai. Hujan ringan yang turun justru menambah nuansa malam menjadi lebih syahdu.
Hujan kali ini bersifat lokal dan tidak merata di seluruh wilayah Surabaya. Berdasarkan informasi sementara, beberapa daerah lain seperti Gubeng dan Rungkut tidak mengalami hujan di waktu yang sama. Hal ini menunjukkan bahwa intensitas dan cakupan hujan masih tergolong ringan.
Pemilik warkop, Bapak Sugeng, mengatakan bahwa gerimis semacam ini tidak memengaruhi omset. “Malah kadang makin ramai, orang-orang suka suasana dingin sambil ngopi. Asal nggak hujan deras, pelanggan tetap datang,” ujarnya sambil menyuguhkan kopi kepada pelanggan.
Beberapa pengunjung terlihat menikmati suasana dengan mendengarkan musik dari speaker kecil yang terpasang di sudut warkop. Kombinasi suara hujan tipis dan aroma kopi menciptakan suasana yang nyaman dan akrab di antara pengunjung.
Area parkiran warkop tetap padat dengan kendaraan roda dua. Hadi menambahkan bahwa kondisi ini menunjukkan warga sudah terbiasa dengan cuaca semacam ini. “Kalau cuma gerimis, orang sini tetap keluar. Udah biasa, malah jadi momen buat kumpul,” kata Hadi lagi.
Hujan gerimis seperti ini juga mengundang perhatian pengendara yang melintas. Beberapa di antaranya tampak berhenti sejenak di pinggir jalan untuk mengenakan jas hujan atau sekadar berteduh. Lalu lintas di Jalan Kenjeran tetap lancar meskipun volume kendaraan sedikit berkurang.
Hingga pukul 21.42 WIB, hujan belum menunjukkan tanda-tanda akan berhenti sepenuhnya, namun tetap berada pada intensitas ringan. Warga diimbau tetap berhati-hati jika berkendara, terutama di malam hari ketika visibilitas menurun.
Reporter : Ihwan
