SEMARANG || sidikutama.my.id - Pemerintah Kecamatan Semarang Barat menggelar syukuran Balai Kelurahan Bongsari sebagai penanda dimulainya fungsi balai tersebut sebagai pusat pelayanan dan aktivitas warga. Acara ini dihadiri Camat Semarang Barat Dr. Elly Asmara, S.STP., M.M., Lurah Bongsari Yuliarti, S.Sos, tokoh-tokoh masyarakat setempat, serta mahasiswa KKN Universitas Wahid Hasyim (Unwahas).
Dalam suasana sederhana, syukuran itu menjadi ajang konsolidasi antara pemerintah kelurahan dan masyarakat. Kehadiran para sesepuh Bongsari dan unsur lembaga kemasyarakatan menunjukkan kuatnya ikatan sosial yang masih terjaga di wilayah tersebut.
Camat Semarang Barat, Elly Asmara, mengatakan balai kelurahan yang baru diharapkan menjadi ruang kerja sekaligus ruang temu warga. Menurutnya, keberadaan balai ini akan memudahkan penyampaian program-program Pemerintah Kota Semarang hingga tingkat paling bawah. “Balai kelurahan ini kami dorong menjadi pusat koordinasi. Dari sini, persoalan warga bisa cepat teridentifikasi dan ditangani bersama,” kata Elly.
Ia menekankan pentingnya keterhubungan antara RT, RW, dan kelurahan agar pelayanan publik berjalan efektif. Koordinasi yang aktif, menurutnya, merupakan prasyarat agar visi dan misi Wali Kota Semarang dapat diterjemahkan secara konkret di tingkat kelurahan.
Lurah Bongsari, Yuliarti, menilai balai kelurahan bukan sekadar fasilitas fisik, melainkan ruang partisipasi warga. “Kami berharap masyarakat memanfaatkan balai ini untuk kegiatan yang produktif dan bermanfaat. Semakin sering digunakan untuk musyawarah dan kegiatan sosial, semakin kuat kebersamaan warga Bongsari,” ujarnya.
Dengan beroperasinya balai kelurahan yang baru, Pemerintah Kelurahan Bongsari berharap pelayanan administrasi, koordinasi sosial, dan penyelesaian persoalan warga dapat berjalan lebih cepat dan terukur. Balai ini diharapkan menjadi simpul komunikasi yang mempertemukan kebijakan pemerintah dengan kebutuhan nyata masyarakat.
(Ganang)
