KRANGKENG || sidikutama.my.id - Selasa, 27 Januari 2026 - Curah hujan tinggi yg terjadi di wilayah Jawa Barat dan mengakibatkan bencana alam Banjir, Banjir Bandang dan longsor membawa duka yg mendalam.
Adanya korban jiwa dan kerugian matetril merupakan dampak dari ketidaksiapan dalam memitigasi dan menangani bencana alam yg terjadi
Untuk mengatasi hal tersebut, Bertempat di Aula Kantor Desa Tanjakan Kec. Krangkeng
Babinsa Desa Tanjakan Koramil 1610/Krangkeng Serka Sudono melaksanakan giat Komsos dan koordinasi dengan kuwu , Bhabinkantibmas dan perangkat desa terkait Sosialisasi Mitigasi Bencana Alam bagi Masyarakat pesisir pantai
Dalam komsos tersebut disampaikan oleh Babinsa agar :
1. Menyiapkan kentongan di tiap blok sebagai sarana peringatan bila terjadi bencal
2. Meningkatkan Siskamling dan Patroli wilayah untuk Deni dan Ceni Bencal
3. Menyiapkan jalur Evakuasi
4. Menentukan Master Point atau Titik kumpul sementara bila terjadi Bencal
5. Menentukan Titik pengungsian yg memenuhi sarpras pengungsian
Babinsa juga menyampaikan terkait Mitigasi bencana Alam yg perlu dilakukan dan disiapkan meliputi tahapan,
Pra-Bencana: Melakukan pemetaan dan pemantauan wilayah rawan bencana, serta mengadakan kegiatan mitigasi risiko bencana.
Tanggap Darurat: Mencari korban, mendirikan shelter, dan menyediakan dapur umum untuk pengungsi.
Pasca-Bencana: Mengidentifikasi kerugian material, memberikan pendampingan psikososial, dan membantu pemulihan sosial korban.
"Masyarakat harus tahu, paham dan mengerti tentang apa itu Mitigasi bencana alam, agar tidak ada korban jiwa serta meminimalisir kerugian materil " Ucap dsb Harapan Babinsa Serka Sudono
(Ihwan)

