MANGGARAI || sidikutama.my.id - Upaya pencarian korban tenggelam di Sungai Wae Lokom, Dusun Toda, Desa Lemarang, Kecamatan Reok Barat, Kabupaten Manggarai, terus dilakukan secara intensif pada Selasa, 9 Februari 2026. Kegiatan pencarian ini melibatkan unsur TNI, Polri, instansi terkait, serta masyarakat setempat.
Dalam kegiatan tersebut, Koramil 1 612-03/Reok menerjunkan dua orang personel yang dipimpin langsung oleh Sertu Halikur Alam. Sejak pagi hari, tim gabungan menyisir aliran sungai dan area sekitar lokasi kejadian guna mempercepat proses pencarian korban.
Sertu Halikur Alam mengatakan bahwa keterlibatan anggota Koramil merupakan bentuk tanggung jawab dan kepedulian TNI terhadap keselamatan masyarakat.
“Kami dari Koramil 1 612-03/Reok bersama unsur terkait dan masyarakat terus berupaya maksimal dalam proses pencarian. Medan yang cukup sulit dan arus sungai menjadi tantangan, namun kami tetap berkomitmen membantu hingga korban ditemukan,” ujar Sertu Halikur Alam di sela kegiatan pencarian.
Adapun unsur yang terlibat dalam pencarian korban tenggelam tersebut antara lain Satpol Airud Reok, Polsek Reok, Posposal TNI AL, tenaga kesehatan Puskesmas Lemarang, serta ratusan masyarakat dari Desa Lemarang dan Desa Paralamdo yang secara sukarela turut membantu proses pencarian.
Kehadiran aparat TNI-Polri di lokasi memberikan rasa aman sekaligus semangat bagi keluarga korban yang menunggu dengan penuh harap. Salah satu anggota keluarga korban menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas upaya yang telah dilakukan seluruh tim pencari.
“Kami sangat berterima kasih kepada bapak-bapak TNI, Polri, dan seluruh masyarakat yang sudah membantu tanpa kenal lelah. Kami berharap korban bisa segera ditemukan,” ungkap salah satu anggota keluarga korban dengan suara haru.
Hingga berita ini diturunkan, proses pencarian masih terus berlangsung dengan mengedepankan faktor keselamatan seluruh personel yang terlibat. Sinergi antara aparat dan masyarakat diharapkan dapat membuahkan hasil serta menjadi wujud nyata kepedulian bersama dalam menghadapi musibah.
(Ihwan)
