Langit Mendung Selimuti Alun-Alun Contong, Aktivitas Lalu Lintas Surabaya Tetap Lancar


SURABAYA || sidikutama.my.id - Suasana sore di kawasan Alun-Alun Contong, Kecamatan Bubutan, Kota Surabaya, tampak berbeda pada Minggu (15/3/2026). Langit gelap disertai awan tebal menggantung rendah, menandakan potensi hujan. Meski demikian, aktivitas masyarakat dan arus kendaraan di persimpangan utama kawasan tersebut tetap berjalan normal. 

Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 15.51 WIB di Jalan Kramat Gantung, salah satu jalur penting di pusat kota. Sejumlah kendaraan roda dua dan roda empat terlihat melintas dari berbagai arah tanpa hambatan berarti. Lampu lalu lintas berfungsi baik, membantu menjaga keteraturan arus kendaraan di tengah cuaca yang kurang bersahabat.

Menurut pantauan di lokasi, kondisi jalan relatif lengang dibandingkan hari kerja. Hal ini diduga karena waktu kejadian bertepatan dengan akhir pekan serta bulan suci Ramadan, di mana sebagian masyarakat memilih beraktivitas di rumah menjelang waktu berbuka puasa. Namun, transportasi umum dan kendaraan pribadi tetap mendominasi lalu lintas kawasan tersebut.


Bangunan megah di sisi jalan serta deretan pertokoan di sekitar alun-alun tetap beroperasi seperti biasa. Para pengendara terlihat berhati-hati, terutama karena permukaan jalan mulai lembap akibat gerimis ringan yang sempat turun sebelumnya. Tidak terlihat adanya kemacetan maupun insiden lalu lintas selama pengamatan berlangsung.

Kondisi ini menunjukkan kesiapan infrastruktur jalan di pusat Kota Surabaya dalam menghadapi perubahan cuaca mendadak. Selain itu, kedisiplinan pengguna jalan turut berperan menjaga kelancaran dan keselamatan bersama. Aparat setempat juga rutin melakukan pengawasan di kawasan vital perkotaan untuk memastikan situasi tetap kondusif.

Secara keseluruhan, meskipun langit mendung menyelimuti kawasan Surabaya sore itu, aktivitas masyarakat di sekitar Alun-Alun Contong tetap berlangsung aman, tertib, dan terkendali. Warga diimbau tetap waspada terhadap perubahan cuaca ekstrem yang dapat terjadi sewaktu-waktu, terutama saat musim hujan masih berlangsung di wilayah Jawa Timur.

Reporter : Ihwan 

Lebih baru Lebih lama

MEDIA ONLINE TERUPDATE DAN TERPERCAYA