JATIM || sidikutama.my.id - 11 Maret 2026 - Kesulitan beristirahat di malam hari menjadi masalah yang semakin sering dialami masyarakat modern. Banyak orang mengaku merasa lelah sepanjang hari, namun tetap sulit memejamkan mata ketika waktu tidur tiba. Kondisi ini tidak hanya memengaruhi kualitas hidup, tetapi juga dapat berdampak pada kesehatan fisik dan mental jika terjadi secara berkepanjangan.
Salah satu penyebab utama sulit tidur adalah stres dan tekanan pikiran. Aktivitas harian yang padat, tuntutan pekerjaan, serta berbagai masalah pribadi sering membuat pikiran tetap aktif meskipun tubuh sudah lelah. Akibatnya, otak sulit memasuki fase relaksasi yang dibutuhkan untuk tidur nyenyak. “Sering kali orang merasa tubuhnya lelah, tetapi pikirannya masih terus bekerja,” ucap mbak cantik.
Selain faktor psikologis, penggunaan perangkat digital sebelum tidur juga menjadi penyebab yang semakin umum. Cahaya biru dari layar ponsel, tablet, maupun komputer dapat mengganggu produksi hormon melatonin yang berperan mengatur siklus tidur. Kebiasaan bermain media sosial atau menonton video hingga larut malam membuat tubuh sulit mengenali waktu istirahat. “Kalau terlalu lama menatap layar sebelum tidur, tubuh jadi sulit beradaptasi untuk beristirahat,” tambah mbak cantik.
Faktor gaya hidup juga berperan penting. Konsumsi kafein di malam hari, makan terlalu larut, atau kurangnya aktivitas fisik pada siang hari dapat memengaruhi kualitas tidur. Tanpa pola hidup yang seimbang, tubuh kesulitan mengatur ritme biologis yang mendukung tidur yang sehat. “Pola hidup sehat sangat menentukan kualitas tidur seseorang,” jelas mbak cantik.
Lingkungan tidur yang kurang nyaman juga dapat menjadi pemicu. Suhu ruangan yang terlalu panas atau dingin, kebisingan, serta pencahayaan yang terlalu terang sering kali membuat seseorang terbangun atau tidak bisa tidur nyenyak. Oleh karena itu, menciptakan suasana kamar yang tenang dan nyaman sangat dianjurkan.
Para ahli kesehatan menyarankan masyarakat untuk mulai menerapkan kebiasaan tidur yang baik, seperti menetapkan jadwal tidur yang teratur, mengurangi penggunaan gawai sebelum tidur, serta melakukan aktivitas relaksasi seperti membaca atau meditasi ringan. “Dengan kebiasaan yang baik, kualitas tidur bisa meningkat dan tubuh menjadi lebih sehat,” tutup mbak cantik.
Reporter : Ihwan
