DEMAK || sidikutama.my.id - Kepolisian Resor (Polres) Demak meningkatkan status siaga penuh menyusul jebolnya tanggul Sungai Tuntang di tiga titik di Desa Trimulyo dan Sidoharjo, Kecamatan Guntur, Jumat (3/4/2026). Ratusan personel Pasukan Siaga Bhayangkara dikerahkan untuk menangani kondisi darurat sekaligus mengevakuasi warga terdampak banjir.
Luapan Sungai Tuntang yang dipicu tingginya debit air dari hulu Bendungan Glapan, Kabupaten Grobogan, terus memperparah kondisi di wilayah hilir. Jebolnya tanggul menyebabkan air mengalir deras ke permukiman, merendam rumah warga, area persawahan, serta akses jalan penghubung antar desa.
Di tengah situasi tersebut, aparat kepolisian bersama warga dan relawan bergerak cepat melakukan penanganan darurat, termasuk menutup titik tanggul yang jebol menggunakan karung berisi tanah untuk menahan laju air.
Kepala Bagian Operasional (Kabag Ops) Polres Demak Kompol Wasito menegaskan, keselamatan warga menjadi prioritas utama dalam penanganan bencana ini.
“Prioritas kami adalah keselamatan warga. Kami fokus membantu evakuasi dan memastikan masyarakat terdampak berada di tempat yang lebih aman,” ujarnya di lokasi.
Sejumlah warga telah dievakuasi ke lokasi penampungan sementara, di antaranya Balai Desa dan Koperasi Desa Merah Putih yang difungsikan sebagai pos pengungsian darurat.
Selain evakuasi, personel kepolisian turut membantu warga mengamankan barang-barang berharga guna meminimalkan kerugian akibat banjir yang terus meluas. Pendampingan juga diberikan selama proses evakuasi berlangsung.
“Kami membantu warga menyelamatkan barang penting serta memberikan pendampingan selama evakuasi,” kata Wasito.
Di sisi lain, aparat juga mengedukasi masyarakat agar tetap tenang namun meningkatkan kewaspadaan terhadap perkembangan situasi. Warga diminta mengikuti arahan petugas demi keselamatan bersama.
“Kami mengimbau masyarakat tidak panik, tetapi tetap waspada dan mematuhi arahan petugas di lapangan,” ujarnya.
Untuk menjaga situasi tetap kondusif, Polres Demak juga mengintensifkan patroli di wilayah terdampak guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan di tengah kondisi darurat.
Kompol Wasito menegaskan, seluruh personel akan tetap disiagakan hingga situasi benar-benar terkendali dan air surut.
“Personel kami siagakan penuh untuk membantu warga dan memastikan penanganan berjalan optimal sampai kondisi kembali kondusif,” tegasnya.
Polres Demak juga terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait guna memastikan penanganan bencana berjalan maksimal serta keselamatan masyarakat tetap terjaga.
(Ganang)
