MEDIA ONLINE SIDIKUTAMA.MY.ID | BERITA TERUPDATE DAN TERPERCAYA | MEDIA TV 📺 ONLINE Temui Gus Yusuf, Gubernur Luthfi Tekankan Pengentasan Kemiskinan Terpadu dan Antisipasi Energi

Temui Gus Yusuf, Gubernur Luthfi Tekankan Pengentasan Kemiskinan Terpadu dan Antisipasi Energi


MAGELANG  || sidikutama.my.id - Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menegaskan pentingnya pendekatan terpadu dalam upaya pengentasan kemiskinan, sekaligus mengantisipasi dampak gejolak global terhadap ketahanan energi daerah. Hal itu mengemuka saat Luthfi bersilaturahmi dengan pengasuh Pondok Pesantren API Tegalrejo, KH Muhammad Yusuf Chudlori (Gus Yusuf), di Magelang, Senin (6/4/2026).

Pertemuan berlangsung hangat dan penuh keakraban. Luthfi yang hadir bersama jajaran Pemerintah Provinsi Jawa Tengah disambut langsung oleh Gus Yusuf. Keduanya berdiskusi mengenai sejumlah isu strategis, mulai dari penanganan kemiskinan hingga potensi dampak dinamika global terhadap stabilitas harga energi.

Dalam perbincangan tersebut, Luthfi menekankan bahwa kemiskinan tidak bisa ditangani secara sektoral. Menurutnya, intervensi harus dilakukan secara menyeluruh, mencakup aspek ekonomi, pendidikan, kesehatan, hingga hunian layak.

“Pengentasan kemiskinan harus terpola dan terintegrasi. Tidak cukup hanya menyentuh satu sektor, tetapi harus menyasar kebutuhan dasar masyarakat secara utuh,” ujarnya.

Ia menambahkan, program seperti perbaikan rumah tidak layak huni (RTLH) perlu disertai penguatan sektor lain agar memberi dampak berkelanjutan bagi peningkatan kesejahteraan warga.

Pandangan tersebut diamini Gus Yusuf. Menurutnya, kompleksitas persoalan kemiskinan menuntut pendekatan komprehensif agar solusi yang dihasilkan tidak bersifat sementara.

“Pendekatan harus menyeluruh, tidak bisa parsial. Semua sektor harus bergerak bersama,” kata tokoh yang juga dikenal aktif di lingkungan Nahdlatul Ulama tersebut.

Selain isu kemiskinan, diskusi juga menyinggung situasi global, khususnya ketegangan di Timur Tengah yang berpotensi memengaruhi pasokan dan harga minyak. Gus Yusuf mengingatkan pentingnya langkah antisipatif dari pemerintah daerah untuk menjaga stabilitas.

Ia juga menyoroti pelaksanaan program strategis nasional, seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), agar tidak berhenti pada tataran administratif. Menurutnya, sosialisasi dan pengawasan menjadi kunci agar manfaat program benar-benar dirasakan masyarakat.

“Program yang baik harus diikuti pemahaman masyarakat. Sosialisasi dan pengawasan penting agar tepat sasaran,” ujarnya.

Menanggapi hal tersebut, Luthfi memastikan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) di Jawa Tengah dalam kondisi aman. Meski demikian, ia menegaskan bahwa kebijakan harga tetap berada di ranah pemerintah pusat.

“Stok BBM di Jawa Tengah aman. Untuk harga menjadi kewenangan pusat, namun kami terus melakukan langkah antisipatif,” katanya.

Pertemuan ini menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan tokoh agama dalam merespons tantangan multidimensi. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu memperkuat kebijakan yang tidak hanya adaptif terhadap dinamika global, tetapi juga berpihak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

(Ganang)

Lebih baru Lebih lama

MEDIA ONLINE TERUPDATE DAN TERPERCAYA