KULON PROGO || sidikutama.my.id - Program TMMD Reguler ke-128 Tahun Anggaran 2026 resmi digelar selama 30 hari, mulai 22 April hingga 21 Mei 2026. Mengusung tema “TMMD Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa”, kegiatan ini menjadi bukti nyata komitmen TNI dalam mendukung percepatan pembangunan wilayah pedesaan.
Pembangunan dari desa dinilai sebagai fondasi utama kemajuan bangsa. Melalui kolaborasi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat, program TMMD menghadirkan semangat gotong royong yang menjadi ciri khas pembangunan di Indonesia.
Dalam sambutannya saat pembukaan, Bupati Kulon Progo berharap seluruh rangkaian kegiatan TMMD dapat berjalan lancar dan selesai tepat waktu. Ia juga menekankan pentingnya hasil pembangunan yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Sasaran fisik seperti pembangunan jalan rabat beton, talud, hingga rumah tidak layak huni (RTLH) diharapkan mampu membuka akses wilayah yang sebelumnya sulit dijangkau. Hal ini tentu berdampak pada peningkatan aktivitas ekonomi warga.
Tak hanya itu, program non fisik seperti penyuluhan dan peningkatan kapasitas masyarakat juga menjadi bagian penting dalam TMMD. Keduanya berjalan seiring untuk menciptakan masyarakat yang mandiri dan sejahtera.
Bantuan berupa Aladin (Atap, Lantai, Dinding), jamban/MCK, dan fasilitas lainnya diharapkan dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh warga. Perawatan yang baik menjadi kunci agar hasil pembangunan bisa bertahan lama.
Pelda Yuli Haryo Saputro selaku Bati Bakti TNI Kodim 0731/Kulon Progo menyampaikan optimisme bahwa seluruh target TMMD akan tercapai sesuai rencana. Ia melihat kekompakan antara Satgas dan warga sebagai kekuatan utama.
“Kemanunggalan TNI dan rakyat terlihat jelas di lapangan. Semangat kebersamaan ini menjadi modal besar untuk menyelesaikan seluruh pekerjaan dengan hasil terbaik,” ungkapnya.
(Ihwan)
