DEMAK || sidikutama.my.id - Polres Demak menggelar lomba konten kreator berbasis kecerdasan buatan (AI) bagi pelajar SMA se-Kabupaten Demak, Jumat (1/5/2026). Kegiatan yang diinisiasi Satuan Pembinaan Masyarakat (Satbinmas) tersebut berlangsung di Aula Wicaksana Laghawa Polres Demak sebagai bagian dari upaya mendorong literasi digital di kalangan generasi muda.
Sebanyak 24 sekolah ambil bagian dalam ajang ini, dengan total 363 peserta yang terbagi dalam 121 tim. Para pelajar ditantang memproduksi video bertema keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) dengan memanfaatkan teknologi AI, sebagai respons atas pesatnya perkembangan ekosistem digital.
Kapolres Demak AKBP Arrizal Samelino Gandasaputra mengatakan, kemajuan teknologi kecerdasan buatan telah membawa perubahan signifikan dalam berbagai aspek kehidupan, sekaligus membuka peluang besar bagi generasi muda untuk berinovasi.
“Perkembangan teknologi, khususnya AI, saat ini membawa perubahan besar dalam kehidupan masyarakat dan menjadi peluang bagi generasi muda untuk terus berkreasi dan berinovasi,” ujar Arrizal.
Menurut dia, lomba tersebut tidak sekadar kompetisi, tetapi juga menjadi sarana edukasi agar pelajar mampu memanfaatkan teknologi secara bijak dan bertanggung jawab. Selain itu, kegiatan ini diharapkan dapat menjadi medium efektif dalam menyampaikan pesan-pesan kamtibmas secara kreatif dan relevan dengan dunia remaja.
Ia menambahkan, tantangan di era digital tidak hanya berkutat pada penguasaan teknologi, tetapi juga kemampuan dalam memilah informasi, menangkal hoaks, serta mencegah penyebaran konten negatif.
“Peran generasi muda sangat penting sebagai pelopor literasi digital yang sehat di tengah arus informasi yang begitu deras,” katanya.
Dalam kompetisi tersebut, Tim Kicau Smanda dari SMA Negeri 2 Demak meraih juara pertama. Posisi kedua ditempati Tim Prashabara Ce Es dari SMA Negeri 1 Dempet, sementara juara ketiga diraih Tim Cuwi dari SMA Negeri 1 Wedung.
Arrizal mengapresiasi antusiasme para peserta dan berharap kegiatan serupa dapat terus digelar secara berkelanjutan. “Tunjukkan kreativitas terbaik, junjung tinggi sportivitas, dan manfaatkan teknologi AI untuk hal-hal yang membangun,” ujarnya.
(Ganang)
