Kegiatan tingkat Polres Demak dipusatkan di Masjid Agung Demak dan dipimpin Kepala Bagian Sumber Daya Manusia (Kabag SDM) Polres Demak, Kompol Sukmawati. Puluhan personel tampak bergotong royong membersihkan area masjid, mulai dari halaman, ruang utama ibadah, hingga fasilitas tempat wudhu.
Selain di Masjid Agung Demak, personel Polres Demak bersama jajaran Polsek juga melaksanakan aksi serupa di berbagai tempat ibadah yang tersebar di sejumlah kecamatan. Sasaran bakti religi meliputi masjid, gereja, dan klenteng sebagai wujud komitmen Polri dalam menjaga harmoni sosial di tengah masyarakat yang majemuk.
Kegiatan tersebut dilaksanakan secara serentak oleh seluruh Polsek jajaran sesuai wilayah hukumnya masing-masing. Kehadiran anggota kepolisian yang bekerja bersama masyarakat mencerminkan semangat gotong royong yang menjadi nilai penting dalam kehidupan sosial masyarakat Demak.
Kabag SDM Polres Demak Kompol Sukmawati mengatakan, bakti religi merupakan salah satu rangkaian kegiatan menyambut Hari Bhayangkara Ke-80 yang tidak hanya berorientasi pada peringatan seremonial, tetapi juga memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.
Menurutnya, tempat ibadah memiliki fungsi strategis tidak hanya sebagai sarana peribadatan, tetapi juga sebagai ruang pembinaan sosial dan penguatan nilai-nilai kebersamaan. Oleh karena itu, kebersihan dan kenyamanannya menjadi tanggung jawab bersama.
“Bakti religi ini merupakan bentuk kepedulian Polri kepada masyarakat sekaligus wujud pengabdian kami dalam menyambut Hari Bhayangkara Ke-80. Kami ingin hadir dan memberikan manfaat nyata melalui kegiatan yang langsung dirasakan masyarakat,” ujar Sukmawati.
Ia menambahkan, kegiatan tersebut juga menjadi sarana mempererat silaturahmi antara Polri dan masyarakat serta memperkuat sinergi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Kabupaten Demak.
“Bakti religi ini tidak hanya tentang kebersihan tempat ibadah, tetapi juga menjadi wujud penghormatan terhadap keberagaman dan toleransi yang selama ini terjaga dengan baik di Kabupaten Demak. Kami berharap momentum Hari Bhayangkara Ke-80 semakin memperkuat persatuan, kebersamaan, dan sinergi antara Polri dengan seluruh elemen masyarakat,” katanya.
Menurut Sukmawati, kedekatan antara Polri dan masyarakat merupakan modal penting dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif. Karena itu, berbagai kegiatan sosial akan terus dioptimalkan sebagai bagian dari pendekatan humanis Polri kepada masyarakat.
Sementara itu, Takmir Masjid Agung Demak, Zainudin (60), mengapresiasi pelaksanaan bakti religi yang dilakukan Polres Demak. Ia menilai kegiatan tersebut menunjukkan kepedulian Polri terhadap lingkungan tempat ibadah sekaligus mempererat hubungan dengan masyarakat.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Polres Demak yang telah melaksanakan kegiatan bakti religi di Masjid Agung Demak. Kehadiran anggota kepolisian yang ikut bergotong royong membersihkan lingkungan masjid menjadi bukti nyata kepedulian Polri terhadap masyarakat dan tempat ibadah,” ujar Zainudin.
Ia berharap Polri semakin profesional, humanis, dan terus hadir memberikan rasa aman kepada masyarakat seiring bertambahnya usia pengabdian Korps Bhayangkara.
“Selamat Hari Bhayangkara Ke-80. Semoga Polri semakin Presisi, semakin dicintai masyarakat, serta terus menjadi pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat yang mampu menjaga keamanan dan ketertiban sehingga kehidupan masyarakat tetap aman, damai, dan harmonis,” katanya.
Melalui kegiatan bakti religi tersebut, Polres Demak tidak hanya memperingati Hari Bhayangkara Ke-80, tetapi juga menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat melalui berbagai aksi sosial yang memperkuat persatuan, toleransi, dan kepedulian terhadap lingkungan.
(Ganang)
