MEDIA ONLINE SIDIK UTAMA.MY.ID | BERITA TERUPDATE DAN TERPERCAYA | MEDIA TV 📺 ONLINE Sekda Jawa Tengah: Pemprov Siap Dukung Hak Siar Piala Dunia di TVRI

Sekda Jawa Tengah: Pemprov Siap Dukung Hak Siar Piala Dunia di TVRI


SEMARANG ||sidikutama.my.id - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menyatakan siap mendukung pelaksanaan hak siar Piala Dunia yang dipegang TVRI. Dukungan itu disampaikan Sekretaris Daerah Jawa Tengah Sumarno saat menerima audiensi jajaran TVRI Jawa Tengah di Ruang Rapat Sekda, Selasa, 13 Januari 2026.

Pertemuan tersebut menjadi ajang penguatan kerja sama antara Pemprov Jawa Tengah dan TVRI sebagai lembaga penyiaran publik. Selain membahas kolaborasi program, audiensi juga menyinggung agenda nasional terkait penyiaran Piala Dunia.

Kepala TVRI Jawa Tengah Sanny April Linda Damanik mengatakan, audiensi dilakukan untuk mempererat hubungan kelembagaan yang selama ini telah terjalin dengan pemerintah provinsi.

“Tujuan kami bersilaturahmi dan mendorong agar kerja sama yang sudah berjalan dapat ditingkatkan,” kata Sanny.

Dalam pertemuan itu, Sanny menyampaikan bahwa TVRI memperoleh hak siar Piala Dunia. Menurut dia, penayangan ajang olahraga internasional tersebut merupakan bagian dari misi Presiden Prabowo Subianto agar masyarakat di seluruh Indonesia dapat mengakses tontonan kelas dunia melalui televisi publik.

“Ini misi dari Presiden agar masyarakat bisa menonton Piala Dunia melalui TVRI. Launching hak siar direncanakan serentak pada 1 Februari,” ujarnya.

Selain soal hak siar, TVRI Jawa Tengah juga meminta dukungan Pemprov Jateng terkait proses pemecahan sertifikat tanah hibah yang saat ini ditempati kantor TVRI di Jalan Pucang Gading Raya, Batursari, Mranggen, Kabupaten Demak.

“Kami berharap proses pecah sertifikat ini bisa direalisasikan, setidaknya pada triwulan pertama 2026,” kata Sanny.

Menanggapi hal itu, Sekda Jawa Tengah Sumarno, yang mewakili Gubernur Ahmad Luthfi dan Wakil Gubernur Taj Yasin Maimoen, menyambut baik kunjungan tersebut sekaligus mengucapkan selamat kepada Kepala TVRI Jawa Tengah yang baru.

Sumarno menegaskan, TVRI memiliki posisi strategis sebagai media publik yang menjangkau masyarakat luas dan berperan sebagai penyeimbang di tengah derasnya arus informasi, terutama dari media sosial.

“TVRI kami butuhkan sebagai media yang dekat dengan masyarakat. Di tengah banyaknya informasi yang belum tentu terverifikasi, media dengan kode etik jurnalistik seperti TVRI sangat penting,” ujarnya.

Ia juga mengapresiasi kerja sama yang selama ini terjalin antara Pemprov Jateng dan TVRI, baik dalam pemberitaan maupun pelaksanaan berbagai kegiatan bersama.

Terkait rencana peluncuran hak siar Piala Dunia, Sumarno menyatakan pemerintah provinsi siap melakukan koordinasi lebih lanjut. “Untuk kegiatan launching, akan segera kami koordinasikan,” katanya.

Adapun soal aset tanah di Batursari, Sumarno memastikan tidak ada persoalan hukum. Menurut dia, tanah tersebut telah dihibahkan Pemprov Jateng kepada TVRI sejak 2022 dan saat ini hanya menunggu penyelesaian administrasi pemecahan sertifikat.

“Tanah ini bukan tanah sengketa. Statusnya jelas dan sudah dihibahkan. Tinggal proses pemecahan sertifikat, dan itu akan kami tindak lanjuti,” ujar Sumarno.

(Ganang)

Lebih baru Lebih lama

MEDIA ONLINE TERUPDATE DAN TERPERCAYA

BERITA TERBARU Memuat berita terbaru...