KULON PROGO || sidikutama.my.id - Senyum bahagia terpancar dari wajah Bapak Tupon Atmo Sentono, warga Padukuhan Diran, Kalurahan Sidorejo, Kapanewon Lendah. Impiannya untuk memiliki rumah layak huni kini segera terwujud setelah menerima bantuan program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dalam kegiatan TMMD Reguler ke-128 Tahun Anggaran 2026.
Program tersebut menjadi angin segar bagi masyarakat yang membutuhkan. Dalam kegiatan TMMD kali ini, sebanyak sepuluh warga menerima dana stimulan untuk pembangunan rumah serta bantuan sarana penunjang lainnya seperti Aladin dan jambanisasi. Bantuan tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup warga sekaligus menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan nyaman.
Saat pembukaan kegiatan, Bupati Kulon Progo menegaskan bahwa bantuan yang diberikan bersifat stimulan sehingga perlu dimanfaatkan sebaik mungkin. Ia juga mengajak masyarakat untuk menjaga hasil pembangunan, merawat fasilitas yang ada, serta terus membiasakan hidup bersih demi kesehatan bersama.
Babinsa Sidorejo, Sertu Pardi, menjelaskan bahwa pembangunan RTLH saat ini sudah memasuki tahap pemasangan dinding rumah. Sementara itu, pengerjaan bantuan Aladin dan jambanisasi juga telah berjalan. Semangat gotong royong antara TNI, pemerintah, dan masyarakat menjadi kekuatan utama percepatan pembangunan tersebut.
Dengan penuh haru, Pak Tupon menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada semua pihak yang telah peduli terhadap kondisi warga kecil seperti dirinya. Menurutnya, bantuan ini bukan sekadar pembangunan rumah, tetapi juga menghadirkan harapan baru bagi keluarganya untuk hidup lebih nyaman dan sehat.
“Terima kasih atas bantuan yang diberikan kepada kami. Keinginan kami untuk memiliki rumah layak huni akhirnya segera terwujud. Semoga semua kebaikan ini menjadi amal bagi yang membantu,” ungkap Pak Tupon penuh haru.
(Ihwan)
