BEBANDEM || sidikutama.my.id -Menanggapi keluhan masyarakat terkait seringnya terjadi luapan air parit saat hujan deras, jajaran Forkopimcam Bebandem melakukan pengecekan teknis langsung di lapangan pada Senin (27/04/2026) malam.
Pengecekan ini difokuskan pada titik perbatasan antara Banjar Dinas Kecicang Islam dan Banjar Dinas Kecicang Bali, Desa Bungaya Kangin, yang kerap terdampak luapan air hingga masuk ke pemukiman warga.
Respons Cepat Keluhan Warga
Hadir dalam peninjauan tersebut Camat Bebandem, G.N. Wira Nata, S.Tp., M.AP., Kapolsek Bebandem AKP I G.N.B. Suastawan, S.H., M.H., Kepala Desa Bungaya Kangin Irfan Ardiansyah, serta Kepala Dusun dari kedua wilayah terkait.
Kapolsek Bebandem, AKP I G.N.B. Suastawan, menjelaskan bahwa kehadiran pihak kepolisian dan pemerintah kecamatan adalah bentuk komitmen dalam memberikan pelayanan serta rasa aman kepada masyarakat yang terdampak masalah infrastruktur lingkungan.
Identifikasi Masalah: Limbah dan Kapasitas Parit
Berdasarkan hasil pengecekan di lokasi pada pukul 19.00 WITA, ditemukan beberapa faktor utama penyebab luapan air:
Kapasitas Terbatas: Parit swadaya yang dibangun masyarakat saat ini sudah tidak mampu menampung debit air kiriman yang tinggi dari hulu wilayah Abiansoan.
Sumbatan Limbah: Ditemukan tumpukan limbah rumah tangga yang terbawa arus hujan, sehingga menyumbat aliran air dan mempercepat terjadinya luapan.
Infrastruktur Swadaya: Saluran yang ada saat ini merupakan inisiatif warga yang membutuhkan peningkatan status dan kualitas teknis secara permanen.
Langkah Mitigasi dan Koordinasi Lanjutan
Sebagai tindak lanjut, Pemerintah Desa Bungaya Kangin telah merencanakan pembangunan drainase penampungan limbah khusus dari wilayah Kampung Kecicang Islam. Sistem ini nantinya berfungsi menyaring sampah agar tidak menyumbat aliran utama yang menuju ke arah Kecicang Bali.
"Kami bersama Pak Camat dan pihak Desa tengah berkoordinasi intensif dengan Pemerintah Kabupaten Karangasem agar segera ada penanganan teknis yang permanen. Sementara itu, kami mengimbau masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersihan saluran parit dan tetap waspada terhadap potensi hujan susulan," ujar AKP Suastawan.
Situasi di lokasi pengecekan terpantau aman dan kondusif. Langkah cepat ini diharapkan dapat memberikan kepastian bagi warga Kecicang Bali dan Kecicang Islam akan solusi jangka panjang terhadap permasalahan banjir di wilayah mereka.
(Ihwan)
