Kedatangan Aster Kasad disambut oleh Danrem 072/Pmk Brigjen TNI Yuniar Dwi Hantono, S.Sos., M.Si., M.Sc., beserta Pjs Kasiter Kasrem 072/Pmk Kolonel Czi Catur Witanto, S.I.P., M.Si., M.Tr. (Han), Wabup Kulon Progo Ambar Purwoko, A.Md., Pancar Topo Driyo Anggota DPRD Kulon Progo, Paping Aster Kasad Letkol Inf Anjar Ari Wibowo, S.Sos., M.Si., Waaster Kasdam IV/Dip Letkol Inf Gupta Alugoro Koedoes., Dandim 0731/Klp Letkol Inf Dyan Niti Sukma, S.I.P., M.Han., Kapolres Kulon Progo AKBP Ridho Hidayat, S.I.K., M.H., dan Pejabat terkait lainnya.
Wabup Kulon Progo menyampaikan, atas nama Pemkab Kulon Progo, mengucapkan selamat datang kepada Ketua Tim Wasev TMMD beserta rombongan. Kehadiran beliau tentu menjadi penyemangat serta mempererat rasa kebersamaan di tengah masyarakat. Kami juga menyampaikan bahwa Forkopimda Kulon Progo senantiasa solid dan kompak, semata-mata demi kepentingan masyarakat. Melalui kunjungan ini, masyarakat merasa lebih diperhatikan, dibersamai dan diayomi. Kedepan, mari terus kita tingkatkan semangat gotong royong dalam setiap kegiatan. Perlu kami tegaskan kembali bahwa kebersamaan dan sinergi yang terjalin saat ini sepenuhnya ditujukan untuk kepentingan masyarakat.
Dandim 0731/Klp dalam paparannya antara lain menyampaikan, latar belakang pemilihan sasaran TMMD di Kalurahan Sidorejo adalah, sasaran jalan merupakan jalur transportasi petani untuk mengangkut hasil pertanian dan merupakan jalan utama menuju tempat wisata Kedung Ingas dan Museum Pawukon. Sasaran sumur bor untuk memenuhi kebutuhan air bersih warga. Sasaran rehab tempat ibadah dan RTLH agar warga memiliki rumah yang layak dan tempat ibadah yang baik. Sasaran jambanisasi untuk meningkatkan akses masyarakat terhadap fasilitas sanitasi yang layak.
Sasaran fisik berupa rabat beton jalan 1200 m x 3 m x 0,12 m, talud 175 m x 1,9 m x 0,35 m, rehab Masjid 2 unit dan prasasti 2 unit. Sasaran program unggulan TNI AD berupa RTLH 10 unit, MCK 5 unit dan sumur bor 5 unit.
Sasaran non fisik meliputi Sosialisasi/Penyuluhan Wasbang dan Bela Negara, Narkoba, Kamtibmas, Tata Tertib Hukum dan Cegah Klitih, Penataan dan Pengendalian Sampah untuk Lingkungan Hidup di Masyarakat, Pencegahan penyakit LSD (Lumpy Skin Disease/penyakit kulit) dan penyakit Antrak pada hewan, Kesehatan Masyarakat (Penyakit TBC dan Lapstopirosis dan Penanggulangan Bencana Alam.
Aster Kasad dalam pengarahannya menyampaikan, saya yakin pelaksanaan TMMD ini dapat berjalan dengan tertib, lancar dan memberikan nilai kemanfaatan yang nyata bagi masyarakat. TMMD juga merupakan wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat yang sejak awal sejarahnya tidak dapat dipisahkan dari semangat gotong royong.
Saya berharap dan menghimbau seluruh unsur Forum Pimpinan Daerah untuk terus memperkuat kolaborasi dan sinergi dalam menghadapi musim kemarau, khususnya terkait pemenuhan kebutuhan air bersih bagi masyarakat serta kebutuhan air untuk sektor pertanian. Diperlukan langkah-langkah nyata dan solusi bersama melalui pemanfaatan sumber daya air yang ada, baik dari aliran sungai maupun optimalisasi sumur bor, sehingga kebutuhan masyarakat dan ketahanan pertanian tetap terjaga dengan baik.
Terkait dengan program pembangunan jembatan dari Bapak Presiden Prabowo Subianto, saat ini juga sudah menyebar di seluruh Indonesia, prioritasnya adalah untuk mempercepat aksesibilitas transportasi darat di wilayah terutama wilayah terpencil guna mendukung pertumbuhan ekonomi, memastikan tidak ada lagi siswa yang menyeberangi sungai dengan risiko tinggi untuk pergi ke sekolah.
Terkait dengan pembangunan RTLH kami juga telah berkolaborasi dengan Kementerian ATR/BPN guna untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat, khususnya dalam penyediaan tempat tinggal yang aman, nyaman dan sehat.
Kegiatan dilanjutkan dengan meninjau lokasi pembuatan sumur bor di Masjid Al Ma'ruf Padukuhan Senden, pembangunan RTLH milik Bapak Tupon Padukuhan Diran dan pembangunan talud di Padukuhan Kwarakan. Tujian pelaksanaan wasev adalah guna memastikan sasaran fisik TMMD Reguler dikerjakan sesuai perencanaan dan dapat berjalan dengan lancer.
(Ihwan)

