KULON PROGO || sidikutama.my.id - Suasana kebersamaan begitu terasa di sela-sela kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-128 Tahun Anggaran 2026 di Kalurahan Sidorejo, Kapanewon Lendah. Setelah berjibaku mengerjakan talud jalan bersama warga, anggota Satgas TMMD dan masyarakat tampak beristirahat sejenak. Dalam momen sederhana itu, terlihat keakraban terjalin lewat canda, obrolan santai, serta kebersamaan yang menghapus lelah dan dahaga, Selasa (5/5/2026).
Kegiatan tersebut bukan sekadar pembangunan fisik, melainkan juga menjadi ruang mempererat hubungan emosional antara TNI dan masyarakat. Kebersamaan yang tercipta di lapangan menjadi bukti nyata bahwa TMMD hadir tidak hanya membangun infrastruktur desa, tetapi juga memperkuat nilai gotong royong dan kebersamaan.
Danramil 08/Lendah Kodim 0731/Kulon Progo, Kapten Czi Eko Yuliantono, menegaskan bahwa TMMD merupakan sarana efektif dalam membangun komunikasi sosial antara TNI dan warga. Melalui interaksi langsung di lapangan, TNI dapat memahami kondisi serta kebutuhan masyarakat secara lebih dekat dan menyeluruh.
“Pendekatan humanis menjadi kunci utama dalam menciptakan hubungan yang harmonis. Dengan komunikasi yang terbuka dan interaksi yang hangat, berbagai aspirasi masyarakat dapat terserap dengan baik,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa TMMD tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik seperti jalan dan talud, tetapi juga menyentuh aspek nonfisik melalui kegiatan sosial kemasyarakatan. Hal ini diharapkan mampu menciptakan hubungan yang berkelanjutan antara TNI dan rakyat.
Melalui semangat gotong royong dan kebersamaan yang terbangun selama kegiatan TMMD di Sidorejo, kemanunggalan TNI dengan rakyat semakin kokoh. Kehadiran TNI di tengah masyarakat tidak hanya sebagai pelaksana pembangunan, tetapi juga sebagai mitra yang siap mendengar, membantu, dan tumbuh bersama demi kemajuan desa.
(Ihwan)
