DEMAK || sidikutama.my.id - Polres Demak melakukan penyegaran organisasi melalui serah terima jabatan (sertijab) dua pejabat strategis yang dipimpin Kapolres Demak AKBP Arrizal Samelino Gandasaputra di Pendopo Parama Satwika, Sabtu (30/5/2026).
Dua posisi yang mengalami pergantian adalah Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasatreskrim) dan Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Kebonagung. Mutasi tersebut merupakan bagian dari dinamika organisasi guna meningkatkan efektivitas pelaksanaan tugas dan pelayanan kepada masyarakat.
Jabatan Kasatreskrim Polres Demak yang sebelumnya diemban Iptu Anggah Mardwi Pitriyono kini diserahkan kepada AKP Arlan Budi Kusuma. Sebelum menjabat Kasatreskrim Polres Demak, AKP Arlan bertugas sebagai Panit 1 Unit 4 Subdit 4 Ditreskrimsus Polda Jawa Tengah.
Sementara itu, Iptu Anggah mendapat promosi jabatan sebagai Perwira Menengah Spripim Polri. Adapun jabatan Kapolsek Kebonagung kini diemban Iptu Said Nu’man Murod yang sebelumnya menjabat Kanit 4 Satintelkam Polres Demak. Ia menggantikan Kompol Santoso yang memasuki masa purna bakti.
Dalam amanatnya, AKBP Arrizal Samelino Gandasaputra menyampaikan apresiasi kepada pejabat lama atas dedikasi dan pengabdian yang telah diberikan selama bertugas di Polres Demak.
Menurutnya, kontribusi para pejabat tersebut menjadi bagian penting dalam mendukung pelaksanaan tugas kepolisian sekaligus menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di wilayah Kabupaten Demak.
“Saya menyampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada pejabat lama atas loyalitas, dedikasi, serta pengabdiannya. Semoga seluruh amal pengabdian yang telah diberikan menjadi ladang ibadah dan membawa keberkahan bagi saudara beserta keluarga di tempat tugas yang baru,” ujar AKBP Samel.
Kepada pejabat yang baru dilantik, Kapolres meminta agar segera menyesuaikan diri dengan karakteristik wilayah serta dinamika tugas yang dihadapi. Kemampuan beradaptasi, kata dia, menjadi faktor penting untuk menjawab berbagai tantangan kamtibmas yang terus berkembang.
Ia juga menekankan pentingnya membangun sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan, baik internal Polri maupun eksternal, termasuk pemerintah daerah, TNI, tokoh masyarakat, dan elemen lainnya.
“Segera beradaptasi dengan lingkungan kerja dan karakteristik wilayah. Bangun sinergi yang solid dengan seluruh stakeholder serta laksanakan tugas secara profesional, proporsional, responsif, dan transparan,” katanya.
AKBP Samel menegaskan bahwa pejabat kepolisian harus memiliki kepekaan terhadap berbagai potensi gangguan keamanan yang muncul di tengah masyarakat. Langkah deteksi dini dan upaya pencegahan, menurutnya, menjadi kunci menjaga situasi tetap aman dan kondusif.
Ia berharap para pejabat baru mampu menghadirkan pelayanan publik yang prima sekaligus menjadi teladan dalam menjaga integritas, moralitas, dan disiplin organisasi.
“Miliki kepekaan terhadap setiap potensi gangguan kamtibmas dan jadilah figur pemimpin yang mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat serta menjadi teladan bagi anggota,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolres juga menegaskan komitmen Polres Demak untuk mendukung berbagai program strategis pemerintah. Dukungan itu diwujudkan melalui pemeliharaan kamtibmas, penegakan hukum yang profesional dan berkeadilan, peningkatan kualitas pelayanan publik, penguatan program ketahanan pangan nasional, hingga pemberdayaan masyarakat.
“Polri siap mendukung dan mengawal program-program pemerintah melalui pemeliharaan kamtibmas, penegakan hukum yang berkeadilan, peningkatan pelayanan publik, serta dukungan terhadap program ketahanan pangan dan pemberdayaan masyarakat. Dengan sinergi yang kuat, kita bersama-sama mewujudkan Indonesia Emas 2045,” tegasnya.
AKBP Samel turut mengingatkan seluruh personel agar mengimplementasikan Commander Wish Polres Demak, yakni Waspada, Amanah, Lugas, dan Inovatif (WALI), sebagai budaya kerja dalam menjalankan tugas kepolisian.
Menurutnya, nilai-nilai tersebut harus menjadi pedoman bagi seluruh anggota dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat sekaligus menjawab tantangan tugas yang semakin kompleks.
“Jadikan Waspada, Amanah, Lugas, dan Inovatif sebagai pedoman dalam bekerja. Dengan semangat itu, saya yakin Polres Demak akan semakin profesional dan semakin dipercaya masyarakat,” katanya.
Menutup amanatnya, Kapolres mengingatkan seluruh personel untuk menjaga kehormatan institusi dengan menghindari segala bentuk pelanggaran serta terus meningkatkan profesionalisme sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.
“Jangan pernah melakukan pelanggaran sekecil apa pun. Jaga kehormatan diri, keluarga, dan institusi. Laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab demi terwujudnya Polri yang Presisi dan semakin dipercaya masyarakat,” pungkasnya.
(Ganang)
