JATENG || sidikutama.my.id - Krangkeng Selasa, 12 Januari 2026 Air Irigasi bagi Pertanian diwilayah desa Tanjakan merupakan Faktor utama penunjang Suksesnya pertanian khususnya tanaman padi. Desa Tanjakan Kec. Krangkeng merupakan Desa paling ujung penerima manfaat Air irigasi pertanian.
Jalur Saluran irigasi mulai dari Bendung rentang , Pintu air Kertasmaya , pintu air Mundu , pintu air Gang 1 Karangampel dan pintu air Pringgacala, setelah itu baru menuju ke Saluran Skunder Desa Tanjakan.
Dalam pelaksanaannya pembagian atau jadwal air irigasi nyata tidak bisa ssmpai ke Desa Tanjakan.Hal tersebut terjadi karena beberapa Faktor , antara lain : Debit air yg kurang mencukupi , Jadwal giring air yg bersamaan dengan desa lain (dibagi rata) , Sedimentasi lumpur yg tinggi sehingga debit air terlihat melimpah tp sebenarnya hanya sedikit, banyaknya gorong gorong ilegal dan sampah sepanjang perjalanan air.
Upaya yg dilakukan Babinsa Tanjakan beserta Kuwu Desa Tanjakan dan Bhabinkamtibmas adalah berkoordinasi dengan pihak terkait seperti BBWS, PSDA dan Mantri pengairan lintas kecamatan , agar bagaimana caranya air irigasi bisa sampai ke desa tanjakan.
Dari survey Jalur irigasi di duga terjadi pendangkalan di jalur SS Sipetung Si 3 di gang 1 karangampel Kec. Karangampel. Dalam rangka mengupayakan agar air Irigasi bisa mengalir lancar maka dilaksanakan Karya bakti gotong royong Pengurasan dan pembersihab saluran Irigasi secara gotong royong P3A, mitra Cai dan Kelompok tani
Dipimpin kuwu H. Wadi dan didampingi Babinsa Tanjakan serta Bhabinkamtibmas dan sekitar kurang lebih 100 orang warga masyarakat petani melakssnakan pembersihan secara Gotongroyong di sepanjang salurqn skunder Siwarak
Menurut Kuwu H. Wadi "diharapkan setelah saluran irigasi Siwarak dibersihkan , air irigasi bisa .engwlir lancar dan sampai ke areal lahan persawahan Desa Tanjakan khususnya di blok Panggang jero yg merupakan ujung Desa Tanjakan agar masyarakat bisa Tanam Rendeng MT 1 Tahun 2025/2026 ", Pungkasnya .
(Ihwan)

